Selasa, 28 Desember 2010

HASIL PELAKSANAAN PROGRAM SKB GUDO KABUPATEN JOMBANG JAWA TIMUR TAHUN 2010

Puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. atas limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga RENCANA PROGRAM KEGIATAN DAN HASIL PELAKSANAAN PROGRAM UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang Tahun 2010 dapat terselesaikan tepat pada waktunya.

Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban administratif terhadap pelaksanaan program tahun 2010, berdasarkan PEDOMAN PENINGKATAN MUTU PTK-PNF PUSAT, PROPINSI, DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN 2010 Direktorat PTK PNF Dirjen PMPTK Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2010 dan selaras dengan tiga tema pokok kebijakan pembangunan pendidikan, yaitu: (1) pemerataan dan perluasan akses, (2) peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, dan (3) tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik yang dijabarkan dalam Dukungan Manajemen.

Adapun Program Kegiatan dan Pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

RENCANA PROGRAM KEGIATAN DAN HASIL PELAKSANAAN :

No

U R A I A N

Rencana

Realisasi

JUML PESERTA DIDIK

1

Keaksaraan Fungsional

> Tingkat Dasar

> Tingkat Lanjutan

> Tingkat Usaha Mandiri


26 klp

2 klp

2 klp


26 klp

2 klp

0


260 org

20 org

0

2

Pendidikan Anak Usia Dini

> SPS PAUD

> PAUD Rintisan desa Terpencil

> PAUD Rintisan


2 lembaga

1 lembaga

2 lembaga


2 lembaga

1 lembaga

1 lembaga


61 orang

25 orang

62 orang

3

Paket B Setara Imam Bonjol

> Kelas VII ( rintisaan )

> Kelas VIII ( lanjutan 1 )

> Kelas IX ( lanjutan 2 )


25 orang

50 orang

80 orang


25 orang

69 orang

120 orang


25 orang

69 orang

120 orang

4

Paket C Setara Lestari

> Kelas X

> Kelas XI

> Kelas XII


25 org

30 org

35 org


23 org

33 org

41 org


23 org

33 org

41 org

5

PKH Pakan ternak ( RUMINANSIA)

1 klp

1 klp

35 org

6

PKH Ternak Bebek Petelur dan prakoperasi

1 klp

1 klp

20 org

7

PMPTK PNF

Ø Diklat Pendidik PAUD

Ø Diklat Kader PNFI Desa

Ø Bantuan Beasiswa S1 Pendidik Paket B dan PAUD

Ø Manajemen


1 x keg

1 x keg

2 Semester

1 x keg


30 orang

36 orang

2 semester

1 x keg


30 orang

36 orang

2 orang

1 x keg

8

Sekolah Sepak Bola ( SSB) Usia Dini

08 tahun s.d. 16 tahun

1 klp

1 klp

165 org











9

PROGRAM PEMBINAAN




A

KEGIATAN

Jumlah Peserta Didk

Jumlah Pendidik



1. PAUD Bina Bangsa Gudo

62 orang

7 orang



2. PAUD Sunar Aji Bugasur Gudo

37 orang

5 orang



3. PAUD Al-Ishlah Spanyul Gudo

25 orang

4 orang



4. PAUD Melati Krembangan Gudo

25 orang

4 orang



5. PAUD Insani Brodot Bandarmulyo

60 orang

9 orang



6. PAUD PG Kuncup Harapan Diwek

18 orang

2 orang



7. Play Group Harapan Bangsa Perak

15 orang

2 orang



8. PAUD Islam Al-Khalifa Mojowarno

29 orang

3 orang



9. PAUD Al-Ikhlas Jatirejo Diwek

26 orang

4 orang



10.PAUD Tunas Mandiri Pulorejo

25 orang

6 orang



11.PAUD Aisyiah Dsn Jeruk Kuwik

12 orang

2 orang



12.PAUD Bina Insani Pucangro Gudo

36 orang

3 orang



13.PAUD Mutiara Al-Jikhor Gudo

25 orang

5 orang



14.PAUD Sejahtera Mojojejer

37 orang

4 orang



15.PAUD Harapan Bunda Diwek

28 orang

5 orang



16.PAUD Melati Wonosalam

30 orang

3 orang



17.PAUD Benowo Wonosalam

30 orang

3 orang



18.PAUD Ar – Rahmat Mojowarno

48 orang

5 orang



19.PAUD Al-Husna Cukir Diwek

23 orang

3 orang



20.PG As- Sabiil Perak

21 orang

2 orang



21.PAUD Ar – Rohim Tembelang

12 orang

3 orang



22.PAUD Alvi Hidayah Tembelang

19 orang

3 orang



23.PG Alfi Munir Jombatan Jombang

50 orang

3 orang



24.PG Mutiara Indah Sambong Jbang

32 orang

4 orang



25.PG Bustanul Ulum Megaluh

30 orang

4 orang



26.PG Kartini Rejoagung Ngoro

20 orang

3 orang



B

27.KBU Emping Mlinjo Ds.Pulorejo

1 klp

1 klp

22 orang


28.KBU Kasur Ds Sidowarek

1 klp

1 klp

15 orang


29.KBU Las karbit

1 klp

1 klp

5 orang


30.KBU budidaya Kambing Etawa

1 klp

1 klp

15 orang

Sedangkan Pelaksanaan Program ini terlaksana berkat kerja sama Pamong Belajar dan kerja sama antar seluruh karyawan UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang dan PTK-PNF yang ada di wilayah kerja UPTD SKB Gudo, serta stake holder yang ada.

Meskipun kami telah berusaha semaksimal mungkin dalam melaksanakan Program Kegiatan serta kegiatan Pembinaan secara berkesinambungan, namun kami menyadari masih banyak kekurangan – kekurangannya, maka untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan pelaksanaan program dan pembinaan kegiatan PNFI di tahun –tahun yang akan datang.

Gudo, 28 Desember 2010

Sekretaris PB

L A S U B U, S.Pd

Kepala UPTD SKB Gudo

Kabupaten Jombang

Drs.KASMUJIRAHARJA,MPd.

Sabtu, 25 Desember 2010

MODEL PENDAMPINGAN KBHI


Model Pendampingan KBHI

PAUD HOLISTIK INTEGRATIF


PAUD Holistik Integratif

Jumat, 24 Desember 2010

LAPORAN PELAKSANAAN DIKLAT KADER PNFI DESA OLEH SKB GUDO

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kader PNFI Desa adalah masyarakat yang bekerja secara sukarela serta mampu melaksanakan pendidikan luar sekolah dan menggerakkan masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam kegiatan PNFI di desa dimana mereka tinggal. Serta memiliki tugas dan fungsi sebagai perintis dalam kegiatan di masyarakat seperti halnya dalam meningkatkan pls.

Dalam konteks komunikasi seorang kader, pls dapat pula diartikan sebagai komunikator, yaitu unsur yang menyampaikan ide atau gagasan kepada orang lain. Rogers, E.M.(1984) mengemukakan bahwa: “Komunikasi adalah suatu proses partisipasi peserta dalam menciptakan dan bertukar informasi antara satu dengan yang lainnya untuk mencapai pengertian bersama.”

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya kader PNF Desa adalah wakil dari masyarakat yang diharapkan dapat berfungsi sebagai komunikator melalui penyuluhan, perencana, pelaksaana pembina, pengembang dan perintis dari hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat serta mengusahakan untuk mewujudkan kebutuhan tersebut.

Menjadi seorang komunikator, kader dalam melaksanakan pembelajaran harus mempunyai kemampuan dalam memberikan pembelajaran dan menemukan metode terbaik untuk bisa diterima. Menurut ilmu komunikasi kemampun sumber (komunikator) diinternalisasikan sebagai kredibilitas. Sementara Rakhmat (2001:257) mengartikan kredibilitas adalah:

Kredibilitas adalah seperangkat persepsi komunikan tentang sifat-sifat komunikator, dengan mengandung dua hal: (1) kredibilitas adalah persepsi komunikan; jadi tidak inheren dalam diri komunikator; (2) kredibilitas berkenaan dengan sifat-sifat komunikator, yang disebut sebagai komponen-komponen kredibilitas.

Kredibilitas secara umum berkaitan dengan keahlian dan kepercayaan yang diberikan komunikan terhadap komunikator. Rakhmat (2001:260) mengatakan bahwa: Komunikator yang dinilai tinggi keahliannya dianggap sebagai cerdas, mampu, ahli, berpengalaman dan terlatih. Dan sebaliknya komunikator yang dinilai rendah pada keahliannya dianggap tidak berpengalaman, tidak tahu atau bodoh. Kepercayaan adalah kesan komunikan tentang komunikator yang berkaitan dengan wataknya, seperti jujur, tulus, bermoral, adil dan sopan.

B. Dasar

1. Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Peraturan Pemerintah No.73 Tahun 1991 tentang Pendidikan Luar Sekolah

3. Peraturan Pemerintah No.6 Tahun 2003 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang

4. Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

5. Keputusan Bupati Jombang No.94 tanggal 27 Januari 2005, tentang pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Dinas (UPTD) Sanggar Kegiatan Belajar Gudo Kabupaten Jombang.

6. Program Kegiatan SKB Gudo Kabupaten Jombang tahun 2010

C. Tujuan

1. Meningkatkan kompetensi Kader PNFI Desa dalam pengetahuan dan wawasan tentang Pendidikan Non Formal dan Informal

2. Memberikan kesadaran dan kemampuan Kader PNFI Desa untuk berkontribusi lebih baik bagi pengembangan Pendidikan Luar Sekolah

3. Mampu menggerakkan masyarakat Desa untuk berperan serta dalam kegiatan PNFI

4. Mampu melakukan pendataan sasaran PNFI

BAB II.

PROGRAM PELATIHAN KADER PNFI DESA

A. Materi dan Alokasi Waktu

Untuk mencapai tujuan program ini maka disusunlah jumlah jam pelajaran sebanyak 30 JP dengan perincian sebagai berikut

No

M a t e r i

JUMALH JP

Teori

Praktek

A

Materi inti :

> Teknis Pendantaan PNFI

> Data sasaran PNFI

> Pengolahan data PNFI

> Praktek Pendataan PNFI

4

4

4

-

-

-

6

8

B.

Materi Penunjang

> Kebijakan PM-PTK-PNF

> Konsep Dasar PNFI

2

2

-

-





J u m l a h

16

14

Total A + B

30 jam pelajaran

B. Pendekatan dan Metoda

Demi tercapainya tujuan Pelatihan maka proses pembelajaran menggunakan Pendekatan dan metode sebagai berikut :

Ø Metode ceramah

Ø Tanya jawab

Ø Diskusi

Ø Brainsstorming

Ø Praktek lapangan

C. Strategi pembelajaran

Strategi pembelajaran dilakukan dengan menggunakan pendekatan klasikal

D. Peserta

Peserta Diklat adalah calon Kader PNFI Desa sejumlah 36 orang dari 11 Kecamatan sebagai wilayah kerja UPTD SKB Gudo:

1. Kecamatan Gudo = 10 orang

2. Kecamatan Ngoro =3 orang

3. Kecamatan Bareng = 2 orang

4. Kecamatan Wonosalam = 5 orang 5. Kecamatan Mojowarno = 3 orang

6. Kecamatan Diwek = 3 orang 7. Kecamatan Jombang = 2 orang

8. Kecamatan Tembelang = 2 orang 9. Kecamatan Perak = 2 orang

10. Kecamatan Megaluh = 2 orang 11. Kecamatan Bandarkedungmulyo = 2 orang

E. Nara Sumber Teknis

Tenaga Pendidik / Nara Sumber Teknis yang membantu proses pembelajaran Diklat Kader PNFI Desa adalah :

No

N a m a

Pendidikan terakhir

Jabatan kedinasan

K e t

1

Drs. Kasmujiraharja, M.Pd

S2

Ka. SKB


2

Drs. Darmaji, MSi

S2

Kabid PNFI


3

Khamim Sugeng Hidayat, SPd

S1

Pamong Belajar


4

M. Fauzi, S.Pd

S1

Pamong Belajar


5

,La Subu, S.Pd

S1

Pamong Belajar


F. Pengelola Program / Panitia Penyelenggara

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan ini maka disusunlah Panitia Pengelola/Penyelenggara sbb :

No

Nama

J a b a t a n

Ket

Kedinasan

Kepanitiaan

1

Drs. Kasmujiraharja, MPd

Ka SKB

Penanggung Jawab


2

M.Fauzi,SPd

P B

K e t u a


3

La Subu,SPd

P B

Sekretaris


4

Titik Sugesti,SPd

P B

Bendahara


5

Sunarti, S.Pd

P B

Sie. Pengajaran


G. Sarana dan Prasarana

Untuk menunjang proses Belajar Mengajar maka sarana Belajar yang dibutuhkan adalah

1. LCD 2. VCD 3. ATK 4. Kertas Dinding 5. Papan tulis

6. Spidol 7. seragam kaos

H. Waktu dan tempat

Ø Waktu

Waktu pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Desember s.d. 18 Desember 2010

Ø Tempat

Kegiatan teori pembelajaran Pelatihan/Diklat Kader PNFI Desa, ini dilakukan sepenuhnya di Kampus UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang, sedangkan kegiatan praktek lapangan dilakukan di masing-masing Kecamatan sesuai dengan asal peserta didik

BAB III.

PENGORGANISASIAN PELATIHAN KADER PNFI DESA

A. Tahap Persiapan

1. Koordinasi dengan pihak terkait

2. Identifikasi dan memotivasi calon peserta dan Nara sumber pelatihan

3. Mengolah data

4. Mempersiapkan sarana dan prasarana pelatihan

5. Menyusun bahan / Diktat dan Rencana Pelatihan

6. Rapat Koordinasi dengan panitia penyelenggara

7. Pemanggilan peserta dan Nara Sumber

B. Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan kegiatan ini adalah :

Ø Pendaftaran peserta

Ø Acara Pembukaan:

1. Laporan ketua paitia penyelenggara

2. Sambutan Kepala UPTD SKB Gudo

3. Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang PNFI

4. Penyematan Tanda Peserta dan penyeharan ATK Peserta secara simbolis oleh Kepala bidang PNFI atas nama Kepala Dinas

5. Dilanjutkan dengan materi pembelajaran

C. Hasil Pelatihan Kader PNFI Desa

1. Out put

Terlatihnya 36 orang Kader PNF Desa yang memahami Pendidikan luar sekolah dan menggerakkan masyarakat Desa berkontribusi terhadap kegiatan PNFI serta manpu melakukan pendataan sasaran PNFI

2. Out come

90 % peserta pelatihan diharapkan sebagai Kader Penggerak PNFI di Desa masing-masing

3. Impact

a. Bagi SKB

1) Semakin dikenalnya keberadaan SKB Gudo dimasyarakat luas

2) Berhasilnya sosialisasi kegiatan PNFI melalui SKB Gudo di masyarakat.

3) Adanya kepercayaan terhadap masyarakat terhadap SKB Gudo

4. Benefit

Terdapatnya data sasaran PNFI yang akurat.

D. Tahap Tindak lanjut

Tindak lanjut Diklat Kader PNF Desa ini sebagai berikut :

1. Melakukan Pendataan Sasaran PNFI yang ada di Desa masing-masing

2. Mengadakan koordinasi/ korespondensi dengan alumni peserta Diklat tentang penerapan hasil Diklat.

2. Melakukan pemantauan dan pembinaan langsung kepada alumni peserta Diklat tentang penerapan hasil Diklat.

BAB IV.

EVALUASI PELATIHAN

Untuk mengetahui sejauhmana tingkat keberhasilan Pelatihan Kader PNFI Desa ini secara keseluruhan, perlu diadakan evaluasi bagi peserta, fasilitator, panitia dan penyelenggaraaan Pelatihan .

A. Evaluasi Peserta

Evaluasi peserta dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengetahuan tentang Kader PNFI sebelum maupun sesudah mengikuti pelatihan . Evaluasi peserta dilakukan melalui pre test dan pos test dengan bentuk soal pilihan ganda. Evaluasi ini dilakukan oleh panitia

B. Evaluasi Fasilitator

Evaluasi Fasilitator dilkukan untuk mengetahui dimana letak kelebihan dan kekurangan fasilitator dalam memfasilitasi peserta selama proses pembelajaran berlangsung. Evaluasi ini diharapkan dapat dijadikan umpan balik bagi fasilitator, agar kegiatan di masa yang akan datang menjadi fasilitator menjadi lebih baik lagi. Evaluasi Fasilitator dilakukan oleh peserta pelatihan Kader PNFI Desa

C. Evaluasi Panitia

Tujuan evaluasi panitia Pelatihan Kader PNFI Desa antara lain adalah : untuk mengetahui tingkat kesiapan, kesigapan, kerja sama, kedisiplinan, dan kehandalan selama menjadi panitia pelatihan Kader PNFI Desa. Evaluasi terhadap panitia dilakukan oleh seluruh peserta pelatihan sejak hari pertama sampai dengan hari terakhir pelatihan.

D. Evaluasi Penyelenggaraan

Evaluasi penyelenggaraan pelatihan Kader, dilakukan untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan pelatihan dilihat dari sisi penyelenggaraannya. Di samping itu dengan evaluasi ini diharapkan dapat dijadikan umpan balik bagi penyelenggaraan pelatihan Kader PNFI Desa dimasa mendatang dilaksanakan lebih profesional.

BAB V

P E N U T U P

A. Kesimpulan

Pendidikan dan Pelatihan Kader PNFI Desa merupakan upaya pembinaan terhadap Kader PNFI yang ada di Desa agar lebih mampu menjadi motor penggerak kegiatan-kegiatan pendidikan luar sekolah yang ada di desa masing-masing.

Dalam Penyelenggaraan Diklat ini baru dapat terlayani 36 orang peserta Diklat yang berasal dari wilayah kerja UPTD SKB Gudo sebanyak 11 Kecamatan atau 199 Desa.

B. Saran

Dalam penyelenggaraan Diklat Kader PNFI Desa di UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang dapat mencapai hasil l yang optimal dan terpenuhinya kebutuhan apabila didukung hal-hal sebagai berikut :

1. Sarana , prasarana, dana yang memadai sesuai kebutuhan sasaran.

2. Target peserta Diklat ditingkatkan jumlahnya.

3. Adanya kerjasama dan komitmen yang tinggi dari instansi terkait dan panitia,Fasilitator, peserta Diklat.

Kamis, 23 Desember 2010

PEKAN OLAHRAGA NASIONAL PTK-PNF

Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) PTK_PNF merupakan suatu momentum paling bergensi bagi Penyelenggara/pengelola Paket B Setara, Hal ini merupaka suatu ajang pembinaan Prestasi serta memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
Pada PORNAS kali ini dilaksanakan di BPPNFI Reg IV Surabaya dari tanggal 20 Desember s.d 22 Desember 2010 yang diikuti oleh Peserta Didik Paket B Setara seruruh Indonesia.
SKB Gudo Kabupaten Jombang jawa Timur mengikuti beberapa cabang olahraga antara lain
> Cabang olahraga Bulutangkis
> Tenis Meja
> Futsal
> Bola Volly
> Terompak panjang
Hasil yang dicapai pada PORNAS PTK-PNF tahun 2010 adalah
@ Bulu tangkis III tunggal Putri
@ Tenis Meja Juara II tunggal Putri dan juara III ganda putra
@ Futsal Juara III
Sorang Oficial / PB mengangkat Piala kemenangan
@ Bola Volly Juara I putri
@ Terompak Panjang Juara II Putri

Walaupun peserta didik Paket B SKB Gudo memiliki prestasi cukup baik namun para pelatih dan Oficial merasakan suatu ketidak puasan terhadap atlet dari luar Jawa Timur karena menurut pengamatan mereka bahwa ada beberapa atlet ditemukan suatu kejanggalan.

Kejanggalan yang dimaksud antara lain :
@ Para pelatih dan oficial bertanya pada atlet dari luar jatim
tanya : sekolah kamu Paket B mana
jawab atlet : agak bingung, oficial menghampiri atletnya ohhhh dia dari paket B si C
@ oficial SKB gudo tambah bingung kok yang menjawab pelatihnya ???????????
@ oficial SKB Gudo bertanya
Kamu kelas berapa................? atlet tanpa ada jawaban yang memuaskan
Kejanggalan yang lain cara mereka berpakaian masa paket B harga sepatunya di atas 300 ribu
benarkah mereka peserta didik Paket B ??????? cuma merekalah yang tahu

Harapan dari Ofcial dan Pelatih SKB Gudo PORNAS ini kita tetap dianjutkan pada tahun-tahun mendatang namum tolong panitia harus lebih selektif terhadap atlet yang akan berlangga, PORNAS bukan cuma merebut juara tetapi sportifitas dan kejururan Pamong Belajarlah yang utama. Mari kita kibarkan kembali Panji-Panji Olahraga yang hampir musnah demi memasyakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat

salam olahraga
oleh La subu marafad

MENGUAK SITUS SEJARAH SINGKAT CANDI ARIMBI

https://youtu.be/uhMThslteV8