Dihari yang ke 3 pelaksanaan Kompetisi Piala PESPEX JAWA TIMUR TAHUN 2011 telah usai
SSB SKB Gudo sebagai tuan rumah telah melaksanakan suatu kegiatan kompetisi dengan baik, walaupun mungkin ada sesuatu yang tidak diharapan bisa aja terjadi. Adapun hasil kompetisi adalah sebagai berikut : Juara I diraih oleh SSB ARSUMA Kabupaten Banyuwangi setelah di Final mengalahkan SSB SKB Gudo Kabupaten Jombang dengan skorer : 2 - 0 Juara II SSB SKB Gudo dan Juara III BERSAMA ditempati SSB NAGA GP Kabupaten Pasuruan dan SSB AIR LANGGA WATES Kabupaten Kediri.
Pencetak Gol terbanyak ( 8 GOL) disandang oleh AINUL dari SSB PUTRA JOMBANG
Kami atas nama Panitia mengucapkan selamat jalan kepada semua peserta semoga selamat sampai daerah asal dan sampai jumpa pada Piala PESPEX U-10 tahun 2012 di SSB SKB Gudo Kabupaten Jombang Jawa Timur
La Subu Marafad atas nama Kepala UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang menyerahkan PIALA KEJUARAN, MEDALI SERTA UANG PEMBINAAN BAGI JUARA 1, 2, 3, dan pencetak gol terbanyak serta PIAGAM PENGHARGAAN
pada hari ke 2 ulang tahun SSB SKB Gudo diadakan Upacara Pembukaan Kompetisi PIALA PESPEC JAWA TIMUR U- 10 yang diikuti 64 SSB se Jawa Timur bahkan dari jawa tengah. kompetisi ini dibuka oleh Ketua Pengda PSSI Kabupaten Jombang ( Bpk Drs. H. MARSAID ) Juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang (Bpk Drs Nyono Suharli, MPd), Ketua KONI Kab. Jombang (bpk Drs. M. Arifin) dan sejumlah undangan. Pada upacara pembukaan ketua Panitia MUJINO ( Pamog Belajar) mengatakan bahwa biaya yang digunakan pada kegiatan ini berasal dari swadaya masing-masing SSB sejumlah 500 ribu rupiah, sedangkan pembina upacara ( ketua Pengda PSSI Jombang) mengatakan bahwa dana dari pemerintah masih sangat minim untuk membiayai kegiatan seperti ini, namun mudah-mudahan ditahun yang akan datang akan diperhatikan ( kata pembina upacara)
dari kiri Lasubu (kaos kuning) Pamong Belajar SKB Gudo, topi kuning ( Wakil ketua DPRD Kab Jombang dan paling kanan Kasmujiraharja Kepala SKB Gudo (kaos kuning)
Selain merayakan ulang tahun ke 16 SSB SKB Gudo Kabupaten Jombang tahun 2011, juga sebagai ajang unjuk prestasi di dunia persepakbolaan khususnya pada tingkat SSB Usia Dini yang ada di jawa Timur bahkan di luar Jawa timur, hal ini terbukti dengan banyaknya peserta yang mengikuti kompetisi dalam rangka memeriahkan ulang tahun SSB SKB Gudo.
Pada peringatan ULTA SSB SKB Gudo kali ini diikuti 64 SSB di Jawa Timur bahkan ada 6 SSB datang dari Jawa Tengah. Kompetisi kali ini dilaksanakan pada tanggal 24 Juni s/d 25 Juni 2011.
SKB Gudo Kabupaten Jombang tidak hanya memperingati ulang tahun yang ke 16, tetapi yang paling pokok adalah pembibitan dan pemasalan sepak bola sejak usia dini ( U- 10 s.d. U- 15)
SSB Usia Dini ( U-10 s.d U- 15 ) adalah salah satu program percontohan yang dimilki SKB Gudo Kabupaten Jombang Jawa Timur. Membuat percontohan harus memiliki keunggulan baik dalam proses pelaksanaan maupun hasilnya.
hasil yang sudah dicapai oleh SSB SKB Gudo yang paling membanggakan adalah terpilihnya salah satu Siswa atas nama RONAL BASKARA sebagai Penjaga Gawang Timnas U-14. tahun 2011
Ronal Baskara bersama Santoso Ghozali ( Kepala SMP Neg 3 Jombang )
Bibit-bibit pemain sepak bola dari kota Santri Jombang terus bermunculan, terbaru satu pemain U-14 jombang terpilih memperkuat skuad Timnas U-14
Raut muka gembira terus terpancar dari wajah siswa SSB SKB Gudo ini . kebanggaan terus menggelora setelah dinyatakan lolos masuk Timnas U-14 proyeksi GHOTIA CUP di GUTENBERG SWEDIA 17 – 30 JULI NANTI. Setelah dinyatakan lolos, yang ada dibenaknya tidak hanya perasaan bangga dan gembira.Tetapi juga keingnan untuk terus berlatih agar bias tampil maksimal saat membela Timnas nanti.
Makanya sekarangpun dia masih aktif latihan di SSB SKB Gudo tepatnya tiap hari Selasa, Rabu dan Jum’at, namun diluar itu dia jua rajin menambah porsi latihan sendiri yaitu latihan fisik, reflek dan kemampuan lompat.
Pemain yang mengidolakan Cassilas, kipper Real Madrid tersebut memang pantang menyia-nyiakan kesempatan emas yang dperoleh sekarang ini. Sebab sekali tampil bagus di Timnas, peluangnya untuk terus engorbit di Timnas bakal semakin tinggi. Usai Timnas U-14, dia bias masuk pada timnas U-15, 4-16 dan seterusnya.
Jalan yang dilalui Ronal menuju Timnas itu sangat berliku peran pelatih SSB SKB Gudo, Mujiono sangat dominan sebab dialah yang mengorbitkan Ronal ke level nasional pada saat itu SSB SKB Gudo mengirimkan beberapa pemain U-14 yang memperkuat Tim PESPEX Bogor di ajang LIGA Kompas yang digelar mulai 2 februari sampai Juni kemarin di GOR Ciracas Jakarta Timur. Pada saat itu SSB SKB Gudo mengirimkan pemain Ronal ( SMP 3 Jombang), liberto Ilham SMP neg Bandarkedungmulyo, Stiker Adnre(SMP I Ngoro) selamalhampir lima bulan mereka berempat memperkuat Tim PESPEX BOGOR.
Keberhasilan tersebut juga tak lepas dari peran serta Kepala SMP neg 3 jombang Santoso Ghozali, sebab selama lima bulan mengikuti Liga, tiap sabtu dia harus absen. Dia berangkat Jumat, sabtu sore latihan di Jakarta kemudian minggunya baru melakoni pertandingan. Tanpa ijin dari sekolah dia dipastikan sulit mengukir prestasi. (sumber Jawa post minggu 12 Juni 2011)
Berbagai hasil penelitian menyatakann bahwa masa usia dini merupakan periode emas bagi perkembangan anak. Periode emas ini sekaligus periode kritis bagi anak, dimana perkembangan yang didapat pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan pada periode berikutnya hingga masa dewasa. Ahli psikologi perkembangan Bredekamp, et all (1997) mengungkapkan bahwa pemberian pendidikan pada anak usia dini diakui sebagai periode yang sangat penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Mengingat periode ini hanya datang sekali dan tidak dapat terulang lagi dalam kehidupan anak, maka memberikan rangsangan-rangsangan psiko-sosial kepada anak usia dini menjadi sangat penting untuk meningkatkan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 28 dijelaskan bahwa Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) diselenggarakan melalui 3 jalur yaitu : (1) jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK), Raudatul Athfal (RA) atau bentuk lain yang sederat, (2) jalur pendidikan non formal berbentukKelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA) atau bentuk lain yang sederat dan (3) jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yanmg diselenggarakan oleh lingkungan
Tanggung jawab memberikan layanan pendidikan kepada anak usia dini merupakan tanggung jawab semua pihak, baik masyarakat, lembaga swasta lebih-lebih lembaga pemerintah. Oleh karena itu mensinergikan berbagai pihak dalam pemberian layanan pendidikan kepada anak usia dini merupakan langkah cerdas yang harus ditempuh, sehingga layanan pendidikan yang diberikan akan lebih optimal dan dapat menjangkau sasaran yang lebih luas.
Berdasarkan data yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang tahun 2010, sampai saat ini sudah ada320 lembaga terdiri dari Kelompok Bermain (KB) / Play Group, PAUD Rintisan, Tempat Penitipan Anak(TPA) yang sudah terdaftar, namun senyatanya masih belum bisa menjangkau semua sasaran yang ada. Hal ini dapat dilihat dari distribusi lembaga yang masih belum merata diseluruh wilayah Kabupaten Jombang. Untuk wilayah Kecamatan Wonosalam distribusi lembaga Kelompok Bermain/Playgroup, dan PAUD Rintisan 11 lembaga dari 15 Desa/Kelurahan, sehingga masih banyak anak usia dini yang belum terlayani kebutuhan pendidikannya. Misalnya Desa Sunberejo Kecamatan Wonosalam sebagai Desa terpencil. Dengan demikian masih banyak anak usia dini di wilayah ini yang masih belum terlayani kebutuhan pendidikannya. Untuk itu, UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang ikut bertanggung jawab dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pemberian layanan pendidikan sejak Anak Usia Dini, kami bermaksud untuk merintis lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam bentuk ”PROGRAM RINTISAN PAUD/Kelompok Bermain atau Play Group.”
Untuk merealisasikan penyelenggaraan PROGRAM RINTISAN PAUD dalam bentuk Kelompok Bermain atau Play Group di wilayah Dusun Sidolegi Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam sebagai Desa Terpencil, dukungan dana dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi sangat penting, mengingat dana yang dibutuhkan untuk penyelenggaraanprogram intisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) cukup besar jumlahnya.
B.TUJUAN
Tujuan Umum :
Secara umum, tujuan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah untuk memberi layanan pendidikan kepada anak usia dini dalam bentuk Kelompok Bermain atau Play Group.
Tujuan Khusus :
Adapun secara khusus, tujuan penyelenggaraan Rintisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah :
1)Memberi rangsangan psiko-sosial kepada anak usia dini
2)Mengoptimalkan potensi kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences) yang dimiliki oleh anak usia dini
3)Memberi layanan kesehatan dan gizi kepada anak usia dini
4)Memberdayakan orang tua anak dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak melalui lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
5)Mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
6)Mensosialisasikan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang pada gilirannya memberi penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan anak sejak usia dini
C.PESERTA DIDIK
Sasaran utama dari penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dirintis adalah anak usia dini di Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam, khususnya Dusun Sidolegi, usia 02 – 06 tahun sebanyak 26 anak yang berasal dari lapisan masyarakat kelas Pra Sejahtera, Sejahtera sampai dengan kelas atas (subsidi silang) dan orang tua dari anak usia dini yang ada di Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam,
daftar terlampir 01
D.LOKASI
Tempat penyelenggaraan Program Rintisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berlokasi di Dusun Sidolegi Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Jawa Timur.
E.PELAKSANAAN KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Program Rintisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan dimulai pada ”Bulan JUNI 2011”, dengan 3(tiga) tahapan kegiatan yang meliputi ; tahap persiapan, pelaksanaan Pembelajaran dilaksanakan 6 hari dimulai jam 07.00 sd. 09.30, dan tindak lanjut. pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
dengan uraian kegiatan sbb:
No
K E G I A T A N
WAKTU PELAKSANAAN
1
Persaiapan tempat pengecatan
Maret2011
2
Pengadaan Mebelair
April2011
3
Rekrut pendidik
Mei s.d. Juni 2011
4
Pendataan calon peserta didik
Juni 2011
5
Penyampaian proposal
Mei 2011
6
Pengadaan alat permainan
Juni 2011
7
Pelatihan Pendidik / Magang
Agustus 2011
8
Pembukaan proses pembelajaran
Juli 2011
Kurikulum / Program Pembelajaran
Kurikulum yang digunakan mengacu pada menu generik yang dikeluarkan oleh Ditjen PLS Depdiknas,Tahun 2003 serta telah dikembangkan berdasarkan keadaan dan kebutuhan Kab. Jombang, oleh HIMPAUDI Kab. Jombang
1. Peserta Didik
a.Pengembangan Pembentukan Perilaku ( keimanan dan ketaqwaan, budi pekerti, sosial dan emosinal ) melalui pembiasaan ,
1.Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan
2.Mengucapkan salam bila bertemu orang lain
3.Tolong menolong sesama teman
4.Berlatih untuk selalu tertib dan patuh pada peraturan
5.Rapi dalam bertindak dan berpakaian
6.Tenggang rasa terhahap keadaan orang lain
7.Berani dan mempunyai rasa ingin tahu yang besar
8.Merasa puas atas prestasi yang dicapai
9.Bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan
10.Dapat mengurusi diri sendiri
11.Bergotong royong bersama teman
12.Menjaga kebersihsn lingkungan
13.Sopan santun
14.Menjaga keamanan diri
b.Pengembangan Kemampuan Dasar ( bahasa, daya pikir, keterampilanseni dan jasmani , disesuaikan dengan usia dan tema )
c.Pengembangan kemampuan yang lain / ekstra ,
1.Bahasa Inggris
1.1.Penguasaan angka
1.2.Penguasaan nama/nama anggota tubuh
1.3.Benda – benda dalam kelas / sekitar
1.4.Penguasaan nama buah dan sayur
1.5.Penguasaaan nama hewan – hewan
1.6.Penguasaan komunikasi sederhana
2.Bahasa Arab
2.1. Mengenal huruf hijaiyah
2.2. Do’a sehari / hari
1.3.Adab tingkah laku sehari – hari
lihat pada lampiran 2
F.KETENAGAAN
Pelaksana Program adalah UPTD SKB Gudo, Team Penggerak PKK Desa Sumberejo Kecamatan WonosalamKabupatenJombang, Warga Masyarakat, dan dibantu oleh Mitra Kerja dalam hal ini Bidan Desa dan Kader Posyandu.
1. Stuktur Organisasi Tenaga Kependidikan
PENANGGUNG
JAWAB
Garis Komando
Garis Konsultasi
Garis Koordinasi
Hirark dari atas kebawah menunjukkan kedudukan jabatan dalam perannya terhadap pelaksanaan program. Penanggung jawab selalu berkoordinasi dengan mitra kerja untuk melaksanakan program. Sedangkan ketua penyalenggara untuk melaksanakan tugasnya mendapatkan instruksi dari penanggung jawab dan mengkonsultasikan segala hal yang akan dilakukan. Dalam hal/hal tertentu , Ketua Penyelenggara bisa berkoordinasi langsun
dengan Mitra kerja.Untuk membantu kelancaran pelaksanaan progam Ketua Penelenggara dibantu oleh sekretaris dalam hal Administrasi; Bendahara dalam hal Pengelolaan dan Anggota dalan hal pelaksanaan program dilapangan. Sebaliknya apabila terjadi hambatan, sekretaris, bendahara dan anggota berkonsultasi dengan Ketua
2.Uraian Tugas Tenaga Kependidikan
Agar tidak terjadi mismanagement maka diperlukan job description yang jelas, sehingga setiap personil dapat melaksanakan tugasnya dengan mudah dan benar. Adapun rincian tugas masing/masing personil penyelenggara adalah sebagai berikut ,
NO
JABATAN
KEPANITIAAN
JABATAN
KEDINASAN
URAIANTUGAS
1
Penanggung Jawab
Kepala UPTD SKB GUDO
Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaanprogram
2
Ketua
Pamong B elajar
< MenyusunProgram
< Melaksanakan program
< Memantauprogram
< mengevaluasi program
< Membuat konsep laporan
3
Sekretaris
Warga Masyarakat
Melaksanakan kebijakan ketua dibidang kesekretariatan,
< Menyiapkanadministrasi kegiatan
< Membuat laporan
4
Bendahara
KaSubag TU SKB Gudo
Melaksanakankebijakan ketua dan merencanakanpenggunaankeuangan sesuai dengan anggaran yang dialokasikan
5
Anggota
Pamong Belajar
Melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan kebijakan Ketua
6
Pendidik
Pendidik PAUD
Melaksanakan tugas-tugas mendidik sesuai dengan kurikulum Pembelajaran
6
Mitra Kerja
Bidan Desa dan kader POSYANDU
Membantu pengelola dalam hal
< Rekrutmen Warga Belajar
< RekrutmenSumber belajar
< Propses pembelajaran bidang Kesehatan
< Pendampingan
3.Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Tenaga Pendidik
Tenaga Pendidik pada Rintisan Program PAUD /PLAY GROUP MELATI Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam sebagai berikut ;
No
NAMA / UNPTK
Pendidk
Pelatihan
1
MUNTAMAH / 9462757659300083
SMA
-Sosialisasi Kurikulum PAUD oleh Dinas Pendidikan
-Diklat Pendidik PAUD oleh HIMPAUDIJOMBANG
-Diklat BBCT oleh LPPM Universitas Adi Buana Sby
-Diklat Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD oleh TPKK Kab Jombang
2
SUDARNIK
4434767669210013
SMA
-Diklat BBCT oleh LPPM Universitas Adi Buana Sby
-Diklat Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD oleh TPKK Kab Jombang
-Sosialisasi Kurikulum PAUD oleh Dinas Pendidikan
-Workhsop Penyusunan Kurikulum PAUD HOLISTIK INTEGRATIF oleh UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Ngoro
3
RINA MUASTIVIVA8534764664210042
SMA
-Diklat Kompetensi Tenaga Pendidik PAUD Formal dan Non Formal oleh Dinas Pendidikan Jombang
-Diklat BBCT oleh LPPM Universitas Adi Buana Sby
-Diklat Kompetensi Pendidik PAUD se Kab Jombang oleh Dinas Pendidikan Kab. Jombang
b.TenagaKependidikan
Tenaga Kependidikan sejumlah 7(tujuh) orang yang terdisi dari berbagai disiplin ilmu dan telah mengikuti Pelatihan sebagai Pendidik PAUD/Play Group yang dilenggarakan oleh Lembaga Pemerintah maupun lembaga Swasta.
Daftar Nama TenagaPendidik dan Tenaga Kependidikan
NO
N A M A
JABATAN KEDINASAN
JABATAN DALAM KEPANITIAAN
1
Drs KASMUJIRAHARJA, M.Pd
Kepala UPTD SKB Gudo Kab. Jombang
Penanggung Jawab
2
L AS U B U, S.Pd
Pamong Belajar
K e t u a
3
TEGUK SUDARMANTO, S.Pd
Pamong Belajar
Sekretaris
4
SUNARTI, S.Pd
Pamong Belajar
Bendahara
5
JULI TRIMANGESTHI, S.Pd
Pamong Belajar
Anggota
6
ISMIATUN
Ketua Team Penggerak PKK DesaSumberejo
Seksi perlengkapan
7
MARYA ULFA
Bidan Desa
Seksi Kesehatan
G.PEBIAYAAN/DANA
Biaya/dana yang dibutuhkan untuk Program Rintisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini sebesar Rp 69.160.000,00 (enam puluh sembilan juta seratus enam puluh ribu rupiah) yang berasal dari dana bantuan block grant melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Non Forml dan Informal (PAUDNI) dengan penggunaan dana sebagai berikut :
1)Penyiapan tempat/kegiatan : 20% x Rp 69.160.000= Rp 13.832.000.
2)Pengadaan APE Luar dan APE dalam; 25% xRp 69.160.000= Rp 17.290.000.
3)Pembelajaran ; 45 % x 69.160.000= Rp 31.122.000.
4)Manajemen ; 10 % x Rp 69.160.000= Rp 6.916.000.
J u m l a h= Rp 69.160.000.
Untuk rincian penggunaan dana dapat lihat pada lampiran 3
H.DAYA DUKUNG
Yang mendukung kegiatan ini adalah ,
1. Data sarana dan prasarana
Sarana dan prasarana yang sudah dimiliki adalah sebagai berikut ;
NO
Jenis Barang
Jumlah berdasar Status
Jumlah dalam Kondisi
Milik sendiri
Pinjam
Sewa
Baik
Rusak
1
Kursi Belajar
12 buah
baik
2
Meja Belajar
12 buah
baik
3
Kursi Pendidik di Kelas
2 buah
baik
4
Meja Pendidik di Kelas
2 buah
baik
5
Kursi Pendidk di Kantor
1 buah
Baik
6
Meja Pendidik di Kantor
1 buah
Baik
7
Meja kursi tamu di Kantor
8
Almari di kelas
9
Almari di Kantor
10
Almari untuk mainan
11
Karpet / Alas Lantai
12
Rak Buku di Kelas
13
Rak mainan di Kelas
14
Rak Kajalah di Kantor
15
Papan hasil Karya anak
1 buah
Baik
16
Papan pengumunan
17
Papan tulis
1 buah
Baik
18
Perlengkapan Tulis kantor
Ada
Baik
19
Box Bayi * )
20
Perlengkapan Bayi * )
21
Timbangan bayi
22
A P E ( set )
1 set
Baik
21
Alat Peraga
22
Alat/alat Kesenian
23
Alat permainan di Taman
24
Bak Pasir
25
APE Indoor/Ayunan
1 buah
baik
2. Lembaga/ Organisasi
Faktor-faktor yang sangat mendukung penyelenggaraan Program Rintisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini, agar dapat mencapai hasil yang optimal dan berkembang antara lain adalah :
1)Gedung sendiri
2)Ruang belajaryang representatif
3)Halaman bermain seluas ± 75 m2,
4)Bidang PLS Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang
5)Pemerintah Kecamatan WonosalamKabupaten Jombang.
6)UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang
7)UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Wonosalam
8)Pemerintah dan Tokoh Masyarakat Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam
9)Bidan Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam
10)PNPM Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam
11)Lokasi yang strategis, mudah dijangkau dan dekat dengan Sekolah Dasar ( SDN) Sumberejo II
I.D A M P A K
Dampak yang diperoleh dari penyelenggaraan program kegiatan ini akan berdampak pada :1)Meningkatnya mutu pelayanan PTK-PNFI yang berada di wilayah kerja UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang.
2)Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap program-program PNFI
3)Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti program PNFI
4)Pengembangan kelembagaan, dalam arti meningkatkan layanan kepada masyarakat baik kualitias maupun kuantitasnya, melalui kerja sama atau sinergi dengan lembaga-lembaga yang terkait, seperti dinas kesehatan (puskesmas), dinas sosial, psikolog, dll.
5)Meningkatkan fasilitas atau sarana yang dimiliki, melalui pengadaan/penambahan sarana yang sudah ada, khususnya sarana belajar sesuai dengan tingkat kebutuhan anak dan lembaga
6)Penguatan program, khususnya pendanaan akan dilaksanakan dengan berbagai upaya, seperti penggalian dana melalui donatur tetap, usaha yang bersifat ekonomi dengan melibatkan peran orang tua, seperti pembukaan kios, pengadaan ATK, perlengkapan warga belajar, dll
7)Mengoptimalkan kualitas pembelajaran dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pendidik melalui pendidikan dan pelatihan, seminar, studi banding, kursus, lomba dll.
P E N U T U P
Dari uraian tersebut di atas maka Team Penggerak PKK Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam dan UPTD SKB Gudo menganggap perlu untuk menyelenggarakan programRintisan Pendidikan AnakUsia Dini ( PAUD ) / Kelompok Bermain bagi warga masyarakatDesa Sumberejo dan sekitarnya dalam rangka ;
1.Meningkatkan pelayanan Pendidikan bagi warga masyarakat dan Meningkatkan kecerdasan dan keterampilan Anak Usia Dini sebagai bekalmenghadapi tantangan masa depan.
2.Meningkatkan pelayanan kesehatan dan gizi Anak Usia Dini.